Minggu, 23 Maret 2014

Terbaik Untukmu

Mungkin lewat lirik lagu ini bisa menjelaskan semua

"Maafkanlah bila ku selalu 
Membuatmu marah dan benci padaku 
Ku lakukan itu semua 
Hanya tuk buatmu bahagia "

marah dan benci...mungkin itu kata-kata yang paling pas buat menggambarkan perasaan kamu ke aku sekarang, tapi andai kamu tau..sebenernya itu semua aku lakuin buat kebaikan kamu. tapi mungkin aku yang kurang bisa ngejelasin sama kamu sebenernya mau aku itu "A" bukan "B". 

"Mungkin ku cuma tak bisa pahami
Bagaimana cara tunjukkan maksudku 
Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu"

seperti yang di lirik awal, aku cuma ga bisa ngejelasin gimana maunya aku sebenernya, jadi semua keburu salah paham seperti ini. kalau aja waktu bisa di putar?? aku ga akan minta banyak, aku cuma minta satu "aku cuma ingin jadi yang terbaik untukmu"

"Aku ingin kau tetap di sini bersamaku 
Jangan pergi 
Berikan satu kesempatan
Untuk ku membuktikan
Sesungguhnya cintaku"

kalau bersama sihh, aku tau itu ga akan mungkin.. tapi andai aja kamu masih mau kasih aku satu kesempatan (walaupun untuk kesekian kalinya). Aku janji aku akan berubah, aku mau buktiin kalau aku ga akan kekanakan lagi, ga akan egois lagi dan ga akan bilang "p_t_s". "promise"

Oh kini aku sadari
Ini salahku 
Tak ingin ku terlambat dan sesali

Sadar? yaa aku sadar sebenernya itu semua terjadi salah aku. mungkin lirik ini menjelaskan bahwa seseorang tak ingin terlambat dan tak ingin menyesal di kemudia hari. tapi kalau aku? aku udah terlambat untuk semuanya. dan setelah kamu tiada baru aku sadar kalau kamu adalah seseorang yang Tuhan kirimin untuk melengkapi kekurangan aku. Selama ini aku sibuk mencari orang lain yang lebih segalanya, orang lain yang jauh sempurna di bandingin sama kamu, tapi apa? aku ga nyaman sama mereka. mereka terlalu banyak aturan "ga boleh ini" ga boleh itu" ; harus ini dan harus itu. mending kamu? cuek tapi sebenernya cemburu"..hahahaa

tapi itu hanya kenangan,, dan ga mungkin untuk kembali!

Rabu, 05 Maret 2014

TENSES


TENSES
The meaning of the tenses : is the time. Word tenses verb meaning or set of words used to express the relationship of time.
Reason of tenses : tenses indicate wheteher it is in action or activity, when present, pas or to come.
The use of the word tenses is indicates when the event or activity occurred.

The type of tenses :
Simple present tense     : SUBJECT  + V1
Simple past tense          : SUBJECT  + V2
Simple future tense       : SUBJECT  + WILL/SHALL + V1
Present continues tense           : SUBJECT + TO BE  (am, are, is) +V1 +Ing
Past continues tense      : SUBJECT + WAS + V1 + Ing
Future continues tense  : SUBJECT + WILL/SHALL + Be + V1 + Ing
Present perfect tense     : SUBJECT +HAVE/HAS +PAST PARTICIPLE
Past perfect tense          : SUBJECT + HAD + PAST PARTICIPLE
Future perfect tense      : SUBJECT + WILL/SHALL + HAVE + PAST           PARTICIPLE

Simple present tense     : My mother go to market
Simple past tense          : My mother went to the market
Simple future tense       : My mother will go to the market
Present continues tense : My mother is going to the market
Past continues tense      : My mother was going to the market
Future continues tense  : My mother will be going to the market
Present perfect tense     : My mother has gone to the market
Past perfect tense          : My mother had gone to the market
Future perfect tense      : My mother will have gone to the market

Simple present tense     : She eats some oat
Simple past tense          : She ate some oat
Simple future tense       : She will eat some oat
Present continues tense : She is eating some oat
Past continues tense      : She was eating some oat
Future continues tense  : She will be eating some oat
Present perfect tense     : She has eaten some oat
Past perfect tense          : She had eaten some oat
Future perfect tense      : She will have eaten some oat

Simple present tense     : I tell him my addres after he asket me twice
Simple past tense          : I told him my addres after he asket me twice
Simple future tense       : I tell him my addres after he will asket me twice
Present continues tense : I telling him my address after he is asket me twice
Past continues tense      : I telling him my addres after he was asket me twice
Future continues tense  : I telling him my addres after he will be asket me   twice
Present perfect tense     : I told him my addres after he has asket me twice
Past perfect tense          : I told him my addres after he had asket me twice
Future perfect tense      : I told him my addres after he will have me twice

Simple present tense     : I help you with your homework
Simple past tense          : I help you with your homework
Simple future tense       : I will help you with your homework
Present continues tense : I’m helping  you with your homework
Past continues tense      : I was helping you with your homework
Future continues tense  : I will be helping you with your homework
Present perfect tense     : I have helped you with your homework
Past perfect tense          : I had helped you with your homework
Future perfect tense      : I  will have helped you with your homework

Simple present tense     : He write letter to his wife
Simple past tense          : He wrote letter to his wife
Simple future tense       : He will write letter to his wife
Present continues tense : He is writing letter to his wife
Past continues tense      : He was writing letter to his wife
Future continues tense  : He will be writing letter to his wife
Present perfect tense     : He has written letter to his wife
Past perfect tense          : He had written letter to his wife
Future perfect tense      : He will have written letter to his wife


Minggu, 23 Februari 2014

KEHILANGAN SEMUA

Bohong kalau ada orang bertanya : apakah engkau kehilangannya? "Tidak" apakah engkau merindukannya? "Tidak" Apakah semua yang kamu pilih adalah  terbaik ? "Iya"
Semua jawaban itu bohong,,, aku membohongi perasaanku. Aku sangat kehilanganmu.SANGAT!

Memutuskan hubungan dan memilih hal yang ternyata tidak aku dapatkan, itu merupakan kesalahan yang sangat fatal. Andai engkau menanyakan semuanya, menanyakan kenapa aku melakukan hal bodoh ini, dan mau meberi aku kesempatan. Mungkin aku cuma ingin mengatakan :semua hal bodoh yang aku lakukan karena aku terlalu sayang sama kamu dan ingin kamu menjadi yang terbaik.

Aku iri sama mereka yang bisa jalan berdua, bisa saling memperhatikan dan bisa menceritakan pasangannya kepada temennya. Aku iriii, sangat irii sampai-sampai rasa iri ini membuat aku memutuskan untuk memutuskan semuanya.
Menyesal,, yaa aku sangat menyesal saat tau bahwa tidak semua harus diakhiri, semua bisa di bicarakan baik-baik dan semua ada jalan keluarnya.
Andai saja aku tidak kekanak kanakan dan mau mengikutimu untuk tidak mudah bilang putus, mungkin kesedihan ini tidak akan terjadi dan tidak ada yang berubah.
Tuhan andai aku boleh meminta padamu : aku hanya ingin dia tau bahwa aku menyesal dan ingin menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Dan bisa berpengaruh dalam perubahan yang lebih baik dalam hidupnya.

23 february 2014

        Hari minggu? Dimana saya merasa sangat jauh dengan Tuhan.. semenjak kegagalan itu dan kehilangan seseorang yang sangat memberi pengaruh dalam kuliah saya.
Semuanya hilang,,, dan amat sangat sauh..sampe dimana saya sampai pada hari ini dan pergi ke gereja. Saat mendengar khotbah pendeta.."Tuhan mengoreksimu" apakan khotbah ini adalah pencerahan dari semuanya.
Pendeta berkata : saat engkau gagal, jatuh, bahkan di putuskan pacarmu dan membuatmu jatuh dalam kesedihan, disinalah Tuhan mengoreksi perbuatanmu. Apakah engkau semakin jauh ? Atau engkau akan kuat dalam imin pengharapanmu. Tapi bagi orang percaya dia tidak akan jauh dan selalu berpengharapan pada tuhan.disinilah saya sadar dan mulai mengoreksi diri saya. Dan saya sangat berterima kasih karena Tuhan masih peduli sama saya, Tuhan masih mau mengoreksi semua perilaku saya dan menegur saya dengan kegagalan. Karena tuhan menjanjikan apupun yang di lakukan orang percaya akan berhasil. Saya harp itu janji Tuhan yang saya akan terima saat saya melewati semua ujian ini.

Senin, 08 Juli 2013

Pemikiran, membunuh karaktermu


Cinta, yaaa....itulah 5 huruf menjadi satu kata yang pernah dirasakan oleh semua orang. Semua orang pernah merasakan jatuh cinta, dan pernah merasakan bagaimana dicinta oleh seseorang yang dikasihinya. Tetapi yang dipertanyakan disini adalah; mengapa Tuhan mengirimkan seseorang kepada kita yang sangat bertolak belakang dengan kita?? Apakah ini yang dinamakan CINTA. Aku tak tahu yang kutahu pasti itulah “dia” dia dengan segala kekurangan dan kelebihannya.
Ketika kita menjalin hubungan pacaran dengan seseorang yang kita rasa tepat untuk kita , apakah salah kalau kita menjalani semua ini secara bersama. “apapun alasannya saat engkau bertemu dengannya”.
Aku tidak tahu bagaimana harus mengekspesikan semuanya, apakah aku harus menunjukkan bahwa aku benar-benar mencintainya. Atau apakah aku harus diam “cuek” seakan tidak menerima kehadirannya. Disinilah yang disebut pemikiran membunuh karaktermu sendiri.

MR A menjadi nyata


Ketika duduk di sekolah menengah pertama, disanalah aku mulai mengenal cinta. Cinta yang ku kenal saat itu hanyalah cinta monyet “kata orang lain”. Tepatnya saat aku duduk di kelas 3 sekolah menengah pertama, aku mengenal seorang pria yang belom pernahku temui. Sebut saja inisialnya mr.A. Dia pria yang kukenal memalui teman dekatku pas kelas 3.
Awalnya temen ku yang mengenalkannnya yang memulai untuk menghubunginnya melalui pesan singkat mengunakan hpku. Aku hanya melanjutkan keisengan temanku yang mulai meng_sms_nya duluan.

Sabtu, 06 Juli 2013

Cinta Tak Butuh Pengorbanan


Saya masih mengurusi luka yang tergores beberapa minggu yang lalu. Luka yang saya obati sendiri, dengan jemari saya sendiri, dengan perjuangan sendiri. Di hidup ini, harus ada yang datang dan pergi, agar saya paham arti singgah dan menetap. Di hidup ini, harus ada yang tinggal dan menghilang, agar saya tahu yang terbaik pastilah yang tetap tinggal dan tidak akan menghilang; kecuali jika Tuhan mengizinkan "kehilangan".

Saya tak tahu bahwa kebodohan saya bisa begitu berlipat ganda. Saya tak yakin jika ini semua saya lakukan karena saya mencintai dia. Rasanya sangat sulit melupakan sosok yang saya harapkan tetap tinggal tapi ternyata dia pergi. Sungguh sangat berat menghilangkan seseorang yang saya kira akan menetap tapi pada akhirnya dia pergi. Saya, sebagai manusia biasa, hanya bisa berharap pada setiap pertemuan, dan berdoa agar perpisahan tak cepat-cepat merenggut dia dari genggaman saya. Sebagai manusia yang serba terbatas, saya hanya mampu menjaga, saya tak tahu kapan ia akan pergi, kapan dia akan meninggalkan saya.